Profile

madinatul-ilmi.jpg

Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatul Ilmi (STAIMI) Depok, merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi Islam yang bernaung di bawah Yayasan Madinatul Ilmi.

STAI Madinatul Ilmi dirintis pendiriannya di Kotip Depok, Jawa Barat, pada tanggal 1 Agustus 1997. Kehadirannya merupakan wujud nyata dari kemauan, niat dan kesungguhan yang kuat dari para pendiri Yayasan Madinatul Ilmi, Dewan Pembina, dan masyarakat Depok pada umumnya, untuk turut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya melalui program pendidikan tinggi. Pendiriannya dimaksudkan sebagai respon terhadap kian meningkatnya minat masyarakat, terutama kalangan menengah terdidik, dalam mengikuti berbagai bentuk kajian ilmu-ilmu keislaman, sebagai sebuah alternatif dan bekal dalam menghadapi berbagai persoalan hidup masyarakat modern.

Sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional yang berada di lingkungan Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Dirjen Binbaga Islam Departemen Agama Republik Indonesia, tujuan pendidikan Sekolah Tinggi Agama Islam Madinatul Ilmi diselaraskan dengan tujuan pendidikan nasional, baik yang diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945, Garis-garis Besar Haluan Negara, Undang-undang tentang Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah lainnya.

Dalam obsesinya, pola pendidikan dikembangkan oleh STAI Madinatul Ilmi dengan melakukan sejumlah terobosan “cerdas” dengan visi “Menjadi Perguruan Tinggi Islam berbasis ke-Islam-an yang Terdepan dan Masa Depan.” Terdepan, dalam arti menjadi perguruan tinggi Islam pelopor dan perintis dalam upaya mengintegrasikan nilai-nilai luhur ajaran suci Nabi Muhammad Saw, dengan keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kurikulum dan sistem pendidikan yang disajikan. Sedangkan Masa Depan, dalam arti memberdayakan life skill—kecakapan hidup, profesionalisme dan kemampuan berbahasa/komunikasi pergaulan internasional, yang selaras dengan tuntutan zaman informasi dan era globalisasi.

Melalui terobosan “cerdas” tersebut, diharapkan STAIMI dapat melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi:

1. Kepribadian Islami yang unggul dalam aspek intelektual, fisikal, emosional, dan spiritual (memiliki jiwa kepemimpinan, kejujuran, ketulusan dan daya juang yang tinggi).

2. Wawasan berpikir yang luas, terbuka dan moderat

3. Profesionalitas dan kompetensi sebagai guru dan da’i yang handal di bidangnya

4. Kemampuan berbahasa dan berkomunikasi Internasional: Arab, Inggris, dan Parsi, yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan era teknologi dan abad informasi.

Dengan kata lain, STAIMI ke depan diharapkan dapat melahirkan lulusan yang shalih dan mushlih–yang selain memiliki fondasi akidah yang kokoh dan ajeg serta keindahan akhlak islami, juga menguasai lifes skills dan problem solver dalam menghadapi/menjawab tuntutan dan tantangan globalisasi. Sehingga dapat memberikan manfaat yang besar, bukan hanya terbatas kepada diri dan keluarganya, tetapi juga kepada warga bangsa dan masyarakat dunia, sebagai kader-kader muda muslim pecinta dan pengikut Rasulullah Muhammad Saw yang cerdas, penuh gairah, cinta, dedikasi tinggi, profesional, serta memiliki kemampuan berkomunikasi baik di tingkat lokal maupun internasional.

Akademik
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: